Ragam Kreasi Penjor Mini Antar Sekaa Teruna se- Desa Adat Kapal Beradu di Jongfest 2026

0

“Jong Fest 2026 ingin menunjukkan bahwa budaya dan generasi muda Kapal bukan dua hal yang terpisah. Kita punya tradisi yang kuat, dan tugas kita adalah memastikan tradisi itu tetap hidup dengan melibatkan generasi berikutnya. Hari ini mereka belajar, berkreasi, dan ikut merayakan budaya Kapal”
Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan

penjor mini kapal

DINILAI JURI: Proses penjurian penjor mini antar Sekaa Teruna se- Desa Adat Kapal yang dilombakan serangkaian Jongfest 2026, Sabtu (26/9/2026).

BADUNG, Balilemuh.id –Sebanyak 15 penjor mini antar Sekaa Teruna se- Desa  Adat Kapal dilombakan serangkaian Jongfest di Lapangan Pratu Made Linggih, Kapal, Mengwi, Badung, Sabtu (26/9/2026). Para peserta pun menunjukkan aneka kreasinya yang dituangkan dalam karya penjor mini itu.

I Made Yudi Dwipayana selaku Ketua Sabha Yowana Desa Adat Kapal mengatakan, lomba penjor mini digelar serangkaian Jongfest. Lomba itu diikuti 15 penjor mini antar Sekaa Teruna se-Desa Adat Kapal.

”Tujuan kami, satu mengikuti perkembangan zaman, di mana penjor sudah sangat berkembang. Kami di Desa Adat Kapal memiliki lomba penjor besar dilaksanakan dua tahun sekali. Tahun lalu sudah kami melaksanakan lomba penjor besar dan tahun ini kami laksanakan lomba penjor mini. Tahun depan kembali melaksanakan lomba penjor besar,” terangnya.

KREASI PENJOR MINI: Aneka kreasi penjor mini dari antar Sekaa Teruna se- Desa Adat Kapal yang dilombakan serangkaian Jongfest 2026, Sabtu (26/9/2026).

Kata dia, lomba penjor ini juga untuk mewadahi Sekaa Teruna di Desa Adat Kapal untuk selalu tetap bisa beraktivitas setiap tahunnya, khususnya di bidang penjor. Karena melihat potensi di Desa Adat Kapal, masyarakat luas sudah mengetahui bahwa di Desa Kapal itu rumahnya janur yang menjadi  bagian dari sarana penjor.

”Kami dari yowana berusaha semaksimal mungkin mewadahi kreativitas yang dimiliki sumber daya manusia (SDM) di Desa Adat Kapal khususnya di bidang penjor besar mau pun penjor mini,” terangnya.

Ia juga berharap dari event ini, para Sekaa Teruna se-Desa Adat Kapal untuk selalu aktif berkegiatan dan selalu memiliki jiwa berkompetisi. Selain itu juga bisa berkembang ke depannya dan mewakili Desa Adat Kapal ke tahap-tahap selanjutnya.

Sementara Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan menerangkan, Jong Fest adalah suatu rangkaian kegiatan dalam pelestarian budaya aci tabuh rah pengangon Kapal, yang dikemas lebih terstruktur sehingga UMKM lokal bisa merasakan perputaran ekonomi, seniman dan budayawan lokal mendapatkan panggung untuk berkreasi, termasuk program-program pemerintah bisa lebih dikenal luas.

KREASI PENJOR MINI: Lomba penjor mini dari antar Sekaa Teruna se- Desa Adat Kapal yang dilombakan serangkaian Jongfest 2026, Sabtu (26/9/2026).

”Jong Fest 2026 ingin menunjukkan bahwa budaya dan generasi muda Kapal bukan dua hal yang terpisah. Kita punya tradisi yang kuat, dan tugas kita adalah memastikan tradisi itu tetap hidup dengan melibatkan generasi berikutnya. Hari ini mereka belajar, berkreasi, dan ikut merayakan budaya Kapal,” jelasnya.

Kegiatan Jong Fest  tersebut dipusatkan di Lapangan Pratu Made Linggih, Kapal, di sebelah timur Wantilan Desa Adat Kapal. Berbagai lomba dan hiburan musik  digelar dalam kegiatan tersebut.

Yakni ada lomba penjor mini, lomba ngulat tipat, lomba cane, lomba cengceng kreasi, jantra tradisi dan berbagai lomba lainnya. Selain itu juga menghadirkan sederetan musisi Bali seperti Nanoe Biroe, XXX, Kis, Joni Agung & Double T dan para musisi Bali lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *